MDG’s adalah isu-isu yang membahas tentang tahun millennium ditahun 2015. Dimana isu-isu yang dibahas dalam MDG’s tentang perdamaian dunia, kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Dan disini saya akan mengambil aspek yaitu kesehatan yang nantinya juga akan berhubungan dengan aspek lain yaitu kemiskinan dan pendidikan. Tema yang saya ambil adalah mengenai kurang gizi yang berakibat busung lapar. Mengingat semakin meningkatnya kasus ini di Indonesia. Bila kita telusuri satu persatu anak-anak Indonesia yang terkena kondisi  dibawah standart gizi layaj organisasi kesehatan dunia (World Health Organization / WHO). Busung lapar mungkin bagi yang tidak mengalaminya merupakan sesuatu yang remeh. Tapi bagi yang mengalami busung lapar ini merupakan suatu penyakit yang berbahaya, karena selain terjadi pembesaran diperut sedangkan anggota ntubuh lainnya sangat kurus, penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian. Di Nusa Tenggara barat misalnya, disana terdapat kurang lebih 338 anak terjangkit busung lapar dan 8 diantaranya meninggal. Menteri kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan bahwa ada 3 penyebab busung lapar yaitu :

  1. karena orang tua yang tidak cukup secara materi untuk bisa memberikan gizi layak.
  2. Orang Tua yang tidak tua akan kebutuhan asupan gizi anaknya.
  3. Suatu penyakit yang tidak sembuh-sembuh sehingga menyebabkan nafsu makan anak menurun dan tidak boleh mengkonsumsi makanan-makanan tertentu.

Tapi kebanyakan anak Indonesia itu menderita busung lapar karena penyebab yang pertama yaitu tentang ekonomi yang tidak cukup.