MDGs(millennium development goals) adalah tujuan spesifik yang harus tercapai pada tahun 2015 yang memiliki 8 tujuan sasran pembangunan. Salah satu peserta MDGs adalah Indonesia, yang juga ikut serta mendatangani deklarasi millennium yang diikuti oleh 189 negara yang dilaksanakan pada saat konferensi tingkat tinggi (KTT) di New York pada September 2000. 8 tujuan sasaran pembangunan tersebut antara lain : pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim, pemerataan pendidikan dasar, mendukung adanya persamaan gender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi tingkat kematian anak, meningakatkan kesehatan ibu, perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya, menjamin daya dukung lingkungan hidup, mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Untuk itu peran para pelajar sangatlah penting demi tercapainya 8 tujuan terserbut, yaitu dengan tingkat pendidikan yang tinngi serta wawasan yang luas yang dimiliki dapat mengurangi kemiskinan dan kelaparan di dunia dengan cara pelajar tersebut menciptakan lapangan kerja yang baru. Dengan tingkat pendidikan tinggi yang dimiliki oleh pelajar maka akan tercipta seorang ahli dibidangnya, misalnya guru. Guru sangatlah penting dalam pemerataan pendidikan, sehingga masyarakat desa ataupun perkampungan dapat kita tingkatkan wawasan pendidikannya, sehingga tidak ada kesenjangan antara masyarakat pedesaan dengan masyarakat perkotaan.